![]() |
| Ilustrasi. |
Hal ini pun dibenarkan Wawali Manado Dr Harley Mangindaan Rabu (14/1) kemarin saat dikonfirmasi. Dijelaskan Wawali, bantuan beras tersebut setiap jiwa untuk keperluan selama 1 minggu yang terbagi di 6 kecamatan sesuai apa yang direncanakan.
“Sudah ada permohonan pengambilan beras cadangan Pemkot yang ditunjukan ke bulog divisi regional Sulut yang nantinya setelah beras itu sudah ada akan segera dibagikan. Saya harapkan penyaluran nanti bias tepat sasaran atau diserahkan langsung ke warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
Kadis Sosial Manado Frnas Mawitjere yang dikonfirmasi mengakui, kalau CBP sedang dalam proses pengambilan meski sebelumnya penyaluran beras telah dilakukan bagi korbvan bencana. “Pasti akan salurkan karena beras tersebut penggunaannya harus jelas. Tahun lalu ada stok 60 ton CBP, karena tidak dimanfaatkan akhirnya tidak bias diambil. Cadangan beras hanya diperuntukan atau digunakan untuk bencana alam dan sosial,” kata Mawitjere.
Disentil soal penyaluran bantuan beras kapan, Mawitjere menjelaskan, besok (hari ini, red) akan diambil di Bitung dan esak harinya langsung diserahkan ke warga korban banjir dan tanah longsor bersama aparat pemerintah.
Lantas babsgimana dengan stok beras cadangan Pemkot Manado, dikatakannya, untuk tahun 2015 ini stok beras ada sekitar 100 ton.(agust hari)
