Manado - Pasca kenaikan tarif angkutan kota (Angkot) berdasarkan SK Walikota Nomor 18 tahun 2015 tanggal 30 Maret 2015, terhitung Selasa (31/03/2015) pukul 00.00 Wita, tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Manado mengalami penyesuaian pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar.
Pasalnya
tarif angkot yang baru ini belum disosialisasikan oleh Pemkot Manado kepada
Masyarakat Kota Manado.
Dari hasil pantauan
Rabu (01/04/2015), ada beberapa warga yang setuju dengan penyesuaian tarif
angkot ini dan ada juga sebagian besar yang tidak menyetujui, salah satunya
adalah Bernard sampouw (44) warga Pal Dua. Kepada manadosatu.com, dia mengatakan
kenaikan tarif angkot ini dianggap wajar saja, tetapi dia meminta agar para sopir
angkot jangan merugikan para sebagian penumpang. “Mau bagimana le, kalo so ada
ketentuan, kita harus terima saja, akan tetapi itu para sopir harus jujur,
jangan makan untung, kalo frak (ongkos-red) 3800, berarti kalo ada yang bayar
4000 harus kase pulang walaupun itu hanya 200 pera,” ujarnya.
Bernard juga
meminta kepada Pemkot, dalam hal ini
Dishub Kota Manado agar segera mensosialisasikan, supaya para masyarakat
mengetahui dengan penyesuaian tarif ini. “Diminta juga kepada dinas terkait
agar mensosialisasikan penyesuaian tarif ini kepada masyarakat agar mereka tau
kalu tarif so berubah,” tuturnya.
Di tempat
terpisah, Albertinus Langi (41), mengatakan, penyesuaian tarif ini jangan
sampai merugikan para penumpang. “Dengan kenaikan tarif ini, diharapkan tidak
merugikan para penumpang,” tandasnya.
Senada
dengan itu, Veronica Tumbel (28) warga kelurahan Teling mengatakan, kalau
penyesuaian tarif ini tidak berpihak kepada para masyarakat. “Ini penyesuaian
tarif nda berpihak pa torang masyarakat, tarif ini kita rasa nda
sesuai,”keluhnya.
Perlu
diketahui sebelumnya bahwa pada hari Senin, (30/03) Malam, Walikota Manado,
G.S. Vicky Lumentut memimpin langsung rapat pembahasan penyesuaian tarif angkot,
Senin 30 Maret 2015 di rumah dinas walikota di bumi beringin. Walikota ketika
itu didampingi Asisten Bidang Pembangunan
Sekda Kota Manado, Drs Rum Usulu, Kadis Perhubungan, Drs F Koagow, dan pihak
terkait lainnya.(mlv)
