Berita Terkini
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
21.33
Diketahui Konferta
merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat AJI Kota. Selain
membahas isu strategis, juga aka nada penyampaian laporan pertanggungjawaban
pengurus AJI Manado sebelumnya, serta memilih dan menetapkan pengurus yang
baru. Konferta itu akan diawali dengan seminar lingkungan hidup dengan
menghadirkan sejumlah pembicara yang kompeten di bidangnya.(*)
Konferta AJI Manado Dimatangkan, Panpel: Mari Kita Sukseskan
Ditulis oleh Unknown pada hari Kamis, 12 Maret 2015 |Pukul 21.33
![]() |
| Uji Kompetensi Jurnalis salah satu kegiatan yang dilaksanakan Kepengurusan AJI Manado duet Yoseph E Ikanubun dan Ishak Kusrant.(foto: ist) |
MANADO - Berbagai persiapan terus
dimatangkan panitia pelaksana maupun panitia pengarah untuk menyambut
pelaksanaan Konferensi Kota (Konferta) Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
Manado. Selain tekhnis pelaksanaan, materi-materi persidangan juga sudah mulai
rampung.
“Untuk panitia pelaksana, persiapan kami
tinggal mengoptimalkan kehadiran peserta yakni para anggota dalam pelaksanaan
Konferta. Kami berharap teman-teman anggota proaktif dengan agenda penting
tersebut. Selain itu juga undangan untuk pelaksanaan seminar lingkungan hidup,”
ungkap Ketua Panitia Pelaksana Konferta AJI Manado Tahun 2015, Agustinus Hari
didampingi Sekretaris Fernando Lumowa.
Keduanya menambahkan, Konferta AJI Manado
akan dilaksanakan pada Sabtu 21 Maret 2015 di Hotel Tountemboan Manado mulai
pukul 08.00 Wita. “Kami targetkan seluruh rangkaian kegiatan seminar dan
Konferta akan selesai pada pukul 18.00 Wita,” ujar Hari dan Lumowa sambil
berharap seluruh anggota dapat menghadiri forum pengambilan keputusan tertinggi
di tingkat AJI Kota tersebut.
Mereka menambahkan, nantinya seluruh anggota
akan dikirimkan surat undangan secara resmi sehingga diharapkan bisa hadir dan
memberikan sumbangsih pemikiran untuk eksistensi AJI Manado.
Sementara itu Ketua Panitia Pengarah
Konferta AJI Manado Tahun 2015, Fransiskus Talokon mengungkapkan, pihaknya
sudah merampungkan seluruh materi persidangan mulai dari agenda, tata tertib,
kertas kerja, serta rancangan-rancangan keputusan dan ketetapan yang nantinya
sangat menentukan jalannya serta arah persidangan. Lanjut Talokon, pihakya juga
akan berkoordinasi dengan Pengurus AJI Indonesia yang bakal hadir di Konferta
AJI Manado guna memantapkan draft materi persidangan.
“Draft materi persidangan sudah rampung,
kami tinggal konsultasikan dengan Pengurus AJI Indonesia yang akan diutus
datang ke Konferta AJI Manado,” papar Talokon didampingi Sekretaris Panitia
Pengarah, Nolfie Tamod dan anggota Donny Turang.
Secara terpisah Ketua AJI Manado, Yoseph E
Ikanubun mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum AJI Indonesia
Suwarjono terkait pelaksanaan Konferta itu. Bahkan AJI Indonesia sudah menetapkan
utusannya untuk menghadiri kegiatan di Manado. “Pak Ketua Umum sudah sampaikan
bahwa yang akan datang di Konferta AJI Manado adalah Ratna Ariyanti dari Divisi
Pendidikan AJI Indonesia,” ujar Ikanubun bersama Sekretaris AJI Manado, Ishak
Kusrant.
Label:
dunia,
pendidikan
15.27
13 Than Sin 'Beraksi' di Cap Go Meh Manado
Ditulis oleh Unknown pada hari Kamis, 05 Maret 2015 |Pukul 15.27
![]() |
| Umat Tridharma Manado sedang persiapan prosesi Cap Go Meh, di Klenteng Ban Hing Kiong, Kamis (5/3/2015)/(foto: manado1) |
MANADO - Sebanyak 13 than sin akan tampil
pada prosesi Cap Go Meh di Manado, Kamis (5/3/2015), siang ini di Jalan DI
Panjaitan atau dikenal dengan Pacinan Manado.
Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma
Manado, Ronal Moningka mengatakan 13 than sin ini berasal dari 7 klenteng yang
ada di Manado. “Kami umat Tridharma Manado sangat antusias menggelar prosesi
Cap Go Meh dalam rangka menyemarakkan Imlek 2566," ujar Ronal.
13 than sin yakni satu dari Klenteng Ban
Hing Kiong, dua dari Klenteng Tiong Tau Lie Goan Swee Lion. Kemudian Klenteng
Kwan Seng Ta Tie (Kwan Kong) satu thang Sin, Altar Agung (Thian Tan Kong) dua
thang sin.
"Klenteng Hian Thian Siang Te ada satu
thang sin, Hok Tek Cin Sin tiga thang sin, Lo Cia Miao satu thang sin, dan
Istana Agung Tua dengan 2 thang Sin. Jumlah yang akan turun dalam prosesi Cap
Go Meh ada 13 Thang Sin, ditambah 14 Kio,” urainya.
Ia menyebutkan rute kali ini tidak berbeda
dengan tahun-tahun sebelumnya. "Dipusatkan di Klenteng Ban Hing Kiong
menuju jalan DI Panjatan, kemudian belok kanan masuk jalan Sisingamangaraja
terus sampai jalan Karel Sasuit Tubun. Lalu menuju jalan Dr Soetomo belok kanan
tembus jalan Walanda Maramis. Kemudian belok kanan lagi menuju jalan
Siswomiharjo, belok kanan lagi dan kembali ke klenteng Ban Hing Kiong,” ungkap
Ronal lagi.
Pantauan manado1.com, ribuan warga dari
Manado, Tomohon, Minahasa, dan Bolmong telah tumplek di jalan DI Panjaitan. “Cap
Go Meh sudah kami nanti-nantikan. Karena telah jadi budaya di Manado. Saya dari
pagi membawa anak-anak telah berada di sekitar Klenteng Ban Hing Kiong,” ujar
Ferry, warga Airmadidi.
Ratusan turis asing juga terlihat ingin
menyaksikan prosesi Cap Go Meh yang akan dimulai pukul 15.00 Wita.(agust hari)
Label:
dunia,
manado,
pemerintahan
20.30
JAKARTA - Dokter Biljana Nikolova-Trask, seorang dokter di Broken Hill, kota pedalaman New South Wales, Australia, dilarang untuk melakukan praktik sendirian setelah ia terbukti berselingkuh dengan suami pasiennya.
Dalam sidang peradilan administratif di New South Wales, Jumat (12/12/2014), terungkap bahwa dr Biljana Nikolova-Trask melanggar batas-batas kepatutan antara seorang dokter dan pasien. "Pengadilan menemukan bahwa dr Nikolova-Trask menjalin hubungan dekat dan personal dengan seorang pasien pada bulan April 2010 dan mulai menjalin hubungan seksual dengan pria tersebut pada bulan Juni 2010," demikian pernyataan pengadilan.
"Kejadian ini dilatarbelakangi saat dr Nikolova-Trask menjalin hubungan dekat dengan seorang pasien perempuan pada tahun 2009. Ia terus berhubungan dengan pasien itu lewat telepon dan Facebook," kata pernyataan itu. Belakangan, sang dokter justru menjalin hubungan seksual dengan suami perempuan ini, yang kebetulan juga menjadi pasien.
Dokter Nikolova juga dituduh melanggar batas dengan seorang pasien pria lainnya dan mulai mendiskusikan kemungkinan melakukan hubungan seksual dengannya.
Pengadilan menilai bukti-bukti bantahan yang diajukan dr Nikolova-Trask tidak meyakinkan dan menunjukkan tidak adanya penyesalan dari sang dokter.
Akibat perbuatannya itu, izin praktik dr Nikolova-Trask dicabut sementara selama tiga bulan. Menurut putusan pengadilan, setelah itu, dokter ini dilarang untuk melakukan praktik seorang diri selama tiga tahun ke depan.
Selain itu, sang dokter juga diharuskan untuk mengambil kuliah etika medis dan disupervisi selama 1,5 tahun.(detik.com)
Astaga, Selingkuhi Suami Pasien, Dokter Perempuan Ini Dilarang Praktik Sendiri
Ditulis oleh Unknown pada hari Senin, 15 Desember 2014 |Pukul 20.30
![]() |
| Ilustrasi selingkuh. |
Dalam sidang peradilan administratif di New South Wales, Jumat (12/12/2014), terungkap bahwa dr Biljana Nikolova-Trask melanggar batas-batas kepatutan antara seorang dokter dan pasien. "Pengadilan menemukan bahwa dr Nikolova-Trask menjalin hubungan dekat dan personal dengan seorang pasien pada bulan April 2010 dan mulai menjalin hubungan seksual dengan pria tersebut pada bulan Juni 2010," demikian pernyataan pengadilan.
"Kejadian ini dilatarbelakangi saat dr Nikolova-Trask menjalin hubungan dekat dengan seorang pasien perempuan pada tahun 2009. Ia terus berhubungan dengan pasien itu lewat telepon dan Facebook," kata pernyataan itu. Belakangan, sang dokter justru menjalin hubungan seksual dengan suami perempuan ini, yang kebetulan juga menjadi pasien.
Dokter Nikolova juga dituduh melanggar batas dengan seorang pasien pria lainnya dan mulai mendiskusikan kemungkinan melakukan hubungan seksual dengannya.
Pengadilan menilai bukti-bukti bantahan yang diajukan dr Nikolova-Trask tidak meyakinkan dan menunjukkan tidak adanya penyesalan dari sang dokter.
Akibat perbuatannya itu, izin praktik dr Nikolova-Trask dicabut sementara selama tiga bulan. Menurut putusan pengadilan, setelah itu, dokter ini dilarang untuk melakukan praktik seorang diri selama tiga tahun ke depan.
Selain itu, sang dokter juga diharuskan untuk mengambil kuliah etika medis dan disupervisi selama 1,5 tahun.(detik.com)
Label:
dunia




