Home » » Kegiatan Paskah P/KB GMIM Bethel Winangun Sarana Minimalisir Kriminalitas

Kegiatan Paskah P/KB GMIM Bethel Winangun Sarana Minimalisir Kriminalitas

Ditulis oleh Unknown pada hari Minggu, 08 Maret 2015 |Pukul 20.31



Ratusan anggota P/KB Betel Winangun bersiap untuk kegiatan jalan sehat, Sabtu (7/3/2015) menandai semua kegiatan Paskah Yesus Kristus.(foto: istimewa)

MANADO – Meminimalisir berbagai tindak kriminalitas yang terus terjadi di Kota Manado akhir-akhir ini, gereja secara tidak langsung ikut bertanggungjawab. Pria/Kaum Bapak (P/KB) GMIM Jemaat Bethel Winangun pun terpanggil mengatasi masalah itu dengan melakukan berbagai kegiatan menyambut perayaan Paskah Yesus Kristus.

“Menyambut Paskah Yesus Kristus tahun ini, P/KB Jemaat GMIM Bethel Winangun menggelar berbagai kegiatan baik olahraga, kesenian maupun social kemasyarakatan. Kami ingin anggota jemaat bisa terlibat dalam berbagai kegiatan ini. Ajang ini selain pelayanan juga meminimalisir berbagai tindak kriminalitas. Kalau bapak-bapak dan pemuda ikut lomba kami yakin mereka lelah sampai di rumah sehingga tidak mungkin berbuat onar,” ungkap Ketua P/KB GMIM Bethel Winangun, Pnt Dr Max Egeten SIP MSi didampingi Ketua Panitia, Laurens Umboh SH kepada wartawan, Sabtu (07/03) akhir pekan lalu, usai pembukaan rangkaian kegiatan yang ditandai dengan jalan sehat yang diikuti ratusan anggota jemaat.

Menurut Egeten, diharapkan dari berbagai kegiatan dan loma itu adalah bagamana membangun soliditas antar sesama anggota P/KB maupun anggota jemaat, sekaligus juga membangun relasi dengan warga masyarakat sekitar dari berbagai denominasi gereja serta agama lain.

“Dalam lomba-lomba itu kan kita membangun kepecayaan antar satu tim, sportifitas dengan tim lain, komunikasi yang baik sehingga diharapkan dapat meningkatkan semangat pelayanan kita,” papar Egeten dan Umboh.

Keduanya menambahkan, melalui kegiatan-kegiatan seperti itu termasuk lomba kebersihan antar kolom yang juga nantinya terlibat warga dari jemaat lain, menunjukan bahwa GMIM sebagai gereja yang terbukadan selalu hadir dalam kehidupan social masyarakat. “Ini pean nyata, dan bukti kehadiran geraja di tengah masyarakat. Ikut ambil bagian dalam kegiatan kemasyarakatan,” tandas keduanya.(agust hari)
Sebarkan tulisan ini : :

News Streaming

 
www.manadosatu.com | Info Iklan | Kontak Kami | Redaksi
Copyright © 2014. manadosatu - CV.
Contact email: manadosatu@gmail.com, manadosatu@yahoo.com
Kreasi by ManadoSatu.Com Crew