![]() |
| Aktivitas bongkar muat di gudang Bulog.(foto: vivanews) |
MANADO - Gencarnya pemberitaan soal kenaikan
harga beras di Jakarta berimbas ke berbagai daerah. Para pedagang ikut-ikutan
menaikkan harga makanan utama orang Indonesia ini.
"Marak pemberitaan yang menyebutkan
kenaikan cukup signifikan harga beras di sejumlah daerah tanpa ada informasi
resmi dari pemerintah. Kami menduga itu merupakan permainan dari
pedagang," ujar Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sulawesi
Utara, Jane Mendur, Rabu, 25 Februari 2015.
Pemprov Sulut telah mengimbau instansi yang
membidangi ekonomi di kabupaten/kota untuk melakukan operasi pasar di
titik-titik rawan. Pemprov Sulut menjamin stok beras hingga tujuh bulan ke
depan relatif aman.
Dari Yogyakarta, Bulog setempat
menggelontorkan 13,7 ton beras dalam operasi pasar. Operasi pasar beras Bulog
DIY dilakukan atas permintaan Disperindagkop DIY yang diusulkan Kota Yogya,
Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman.
"Saat ini, kenaikan harga beras merata
di seluruh Indonesia dan kenaikannya tidak terkendali. Dengan operasi pasar ini
diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga
murah," kata Supriyo, Kabid Pelayanan Publik Bulog DIY, saat operasi pasar
beras di Pasar Lempuyangan.
