![]() |
| Kegiatan Media Briefing yang digelar Yayasan Suara Nurani Minaesa dan ICW, Kamis (26/2/2015) di Hotel Gran Puri, Manado. |
MANADO – Cukup banyak persoalan korupsi yang
terjadi di daerah ini tapi media tak mampu mengupas secara tuntas. Bahkan tak
satupun media di Sulut yang menurunkan berita secara mendalam dalam bentuk
investasi news. “Apakah ada media di sini yang melakukan investigasi sebuah
kasus korupsi,” tanya Pitres Sombowadile yang bertindak sebagai moderator dalam
kegiatan bertajuk ‘Media Briefing’ yang digelar Yayasan Suara Nurani Minaesa
(YSNM) bekerjasama dengan Indonesian Coruption Watch (ICW), Kamis (26/2/2015)
di Hotel Gran Puri, Manado.
Ketua AJI Manado, Yoseph E Ikanubun
menyampaikan tak cukup hanya beberapa jam jurnalis belajar mengolah berita
sebuah kasus korupsi. “Karena pemberitaan kasus korupsi sangat rentan dengan
persoalan hukum bagi jurnalis dan media. Banyak aspek yang harus digali menjadi
sebuah berita yang utuh dan layak dipublish. Nah, sebaiknya ICW membuat
pelatihan khusus jurnalis tentang kasus-kasus korupsi,” ujarnya.
Usulan itu langsung disambut Lais Abid dari
ICW. “Saya kira itu usulan yang sangat baik. ICW pada prinsipnya merespon
kawan-kawan jurnalis di daerah untuk melakukan liputan terkait masalah korupsi.
Nanti kita berkolaborasi dengan YSNM dan AJI membuat pelatihan anti korupsi.
Bisa saja dalam tiga hari di-training oleh jurnalis yang berpengalaman
melakukan investigasi,” ujar Staf Investigasi ICW ini.
